smile

share for smile

Alay Detected

Makin hari makin menjamur saja orang-orang yang terdeteksi ke-ALAY-annya. Nah, saya acapkali melihat jenis alay akut di jejaring sosial bernama facebook (FB). Nama pengguna FB ini selalu saja aneh-aneh. Bayangin saja, ada yang memiliki nama "Dimas Masih Gendut Saja". Lha, kalau dia kurus, jangan-jangan namanya berganti "Dimas Masih Kurus Saja". Nah, kalau dia tak gendut dan tak kurus, malah jadi "Dimas Tak Kurus Tak Gendut Saja". Haha

Ada lagi yang lucu. Seorang yang baru saya sadar kalau dia termasuk friend saya, punya nama "Ojan Headline". Kenapa bukan Ojan Deadline, Ojan Lead, Ojan 5w+1h? haha. Dan kenapa juga dia masuk daftar list teman saya padahal saya tak kenal (atau saya sudah amnesia kalau dia adalah teman SMA mungkin?).

Jadi teringat, nama FB saya dulu juga masuk kategori alay. Yah, seperti kata RD bahwa alay adalah proses menuju kedewasaan haha. Nama saya dulu adalah Ecca Shinichi. Menurut saha, nama ini membawa berkah sekali. Percaya atau tidak, di lingkungan KM ITS, saya cukup dikenal dengan branding tersebut. Baru jalan saja, ada yang nyapa,"wah, Ecca Shinichi ya?" wowowowow

Sudahlah, itu masa lalu. Saya sudah beralih ke nama sebenarnya. Sepertinya, saya harus kembali mengecheck nama teman Fb saya. Jika ada yang alay, harus segera dibersihkan dari peredaran. Hehe. Soalnya mereka yang punya nama alay, update statusnya selalu alay. Singkat tulisannya tapi dipenuhi aneka tanda, jenis huruf, dan ukuran huruf. Hadeh..

Labels : Free Wallpapers | Supercar wallpapers | Exotic Moge | MotoGP | Free Nature | car body design

Finally

Yes, finally saya bisa membeli sebuah buku. Sebuah buku kocak berjudul Manusia Setengah Salmon karya si RD. Usai dengan aktivitas bersama adik-adik Dolly yang menyenangkan, saya langsung ngibrit ke Gramedia. Aneka buku disana benar-benar membuat saya ngiler. Kalau boleh berharap, saya jadi ingin punya perpustakaan seperti itu hehe. Kapan semua buku disitu jadi milik saya? (harap-harap cemas hoho)

Baru melangkah masuk ke dalam Gramedia, saya langsung mendapatkan buku si RD. Tapi, sayang, saya tak dapat buku Sallim A Fillah "Dalam Dekapan Ukhuwah". Dari lantai satu hingga lantai dua, dari pojok kanan sampai kiri, sudah saya geledah. Hasilnya nihil. Ternyata sang penjaga pun bilang, buku itu memang tak ada.

Tak apa, hari pulang dengan satu buku. Nanti saya akan berburu ke Togamas atau toko buku lainnya. Semoga dapat :-)


Labels : Free Wallpapers | Supercar wallpapers | Exotic Moge | MotoGP | Free Nature | car body design

Thermo oh Thermo

Bingung harus berekspresi bagaimana. Antara kesal, sedih, gregetan, dan lucu. Sedikit lebay memang. Hehe. Hari ini ada kejadian seperti itu. Pukul 13.00 tepat, saya Lutfia, dan Azizah menunggu kedatangan sang guru besar alias dosen mata kuliah Thermodinamika. 15 menit, 20 menit, 30 menit, satu jam, sampai setahun  dan akhirnya kita sudah lulus kuliah (hadeh ngawur). 15 menit kita menunggu. Belum ada tanda-tanda kedatangan. 

"Bapaknya keluar dek," kata salah satu mahasiswa lab Thermodinamika. Nah ini yang selalu membuat saya tertawa. Kata "bapaknya". Emang bapaknya siapa coba? hoho. 

Kami menunggu lagi. Teman-teman turut berdatangan. Mulai dari Shabrina, Aris (pak ketum), F4 geje (Aldino, Adit, Erik, dan Febi), sampai Aan si tukang asal nyeplos. Sambil makan kue, ditemani hujan deras, kami masih menunggu. Jam sudah menunjukkan pukul 14.30, kami masih saja ngendon seperti pengangguran kurang acara. (Bukannya pengangguran memang kurang acara? hehe)

Jreng jreng...akhirnya, beliau datang pukul 15.15. Saya, Aaan, dan Aris masuk bersamaan. Tak ada deg-degan padahal kita masih belum menguasai benar tuh konsep. PD saja, itu prinsipnya. Wah, alhamdulillah dapat pertanyaan cukup bisa dijawab. Aduh, bisa-bisanya kami tak ada yang bawa soal. Akibatnya, kami disuruh keluar cari soal dulu. 

Dapat soal, kita masuk kembali. Disuruh menghitung koefisien fugasitas diluar ruangan dan penunggu yang lain diminta masuk. Oke, serius kami bertiga mengerjakan. Ye, ketemu. Saat mau masuk ruangan kembali, sang guru keluar ruangan. Ekspresi kita langsung kaget. Lho?

"Saya mau keluar dulu ya. Sebentar kok," ujarnya sambil tersenyum.

Ya, sebentar. Kami tunggu dengan sabar. Jam kembali menunjukkan pukul 15. 50, beliau belum juga terlihat. Waduh, pukul 16.00, saya dan Aan harus tes dosen praktikum OTK. Kami putuskan sholat terlebih dahulu. Dan lagi-lagi, "Bapaknya" belum datang. Alhasil, kami berangkat beradu dengan OTK terlebih dahulu.


Usai dengan OTK, kami kembali ke lab. Disana, terlihat beberapa kelompok mengantri. Ketika seorang senior hendak masuk, dengan entengnya si dosen bilang,"Wah, saya mau pulang. Dilanjut minggu depan saja ya"


Speechless. Masih gigih berusaha. Saya mencoba melobi biar kita tetep dapat jatah hari ini. Beliau malah tertawa.
"Minggu depan saja"
"Kan minggu tenang pak," jawab si Aan
"Itu kan kalian. Saya masih di kampus kok"
"Senin saja ya pak," serobotku
"Wah, kan Senin hari cuti bersama. Selasa atau Rabu saja ya,"
"Wah, mau pulkam pak," jawab Aan lagi
"Memangnya rumahmu mana?"
"Jombang pak,"
"Halah, Jombang saja lho. Yang penting kamu pulkam bukan buat nikah. Jadi masih bisa balik," hahahaha saya jadi ikut ketawa

Rencana libiran di rumah selama seminggu pun harus berubah. Minggu sore saya pulang, Rabu kembali ke kampus untuk tes dosen terus pulang lagi sorenya. Hehe. Tak apalah semangat Eka!!!


Labels : Free Wallpapers | Supercar wallpapers | Exotic Moge | MotoGP | Free Nature | car body design

Ngidam


 



Wah, tiba-tiba saya jadi ngidam ini. Bukan buah masam-masam seperti ibu hamil haha. Saya pingin punya buku. Selama ini, saya tak pernah sekalipun menggunakan uang untuk membeli buku fiksi, kecuali buku kuliah tentunya. Alasannya simple, hemat rek!!!

Biasanya saya berfikir, buku itu bisa dipinjam. Mau cari di tempat peminjaman atau di teman, toh akhirnya nanti saya pasti baca buku itu. Sama halnya ketika saya diajak nonton film. Wah, sayang sekali, uangnya bisa digunakan untuk kebutuhan lain. Sebab, pasti nanti saya juga bakal nonton tuh film hehe

Tapi kali ini lain, saya tertarik buku terbaru Raditya Dika yang berjudul Manusia Setengah Salmon. Entah kenapa rasa penasaran saya besar sekali. Tak mau menunggu pinjam teman atau lainnya. Pokoknya besok saya harus ngibrit ke Gramedia. Titik. Hehe

Mungkin ini efek dari nonton stand up Radit sambil ngakak. Sebelumnya, saya juga sudah mengikuti bukunya dari jilid 1 si Kambing Jantan sampe jilid terakhir Marmut Merah Jambu.

Tak sabar ingin baca ^^


Labels : Free Wallpapers | Supercar wallpapers | Exotic Moge | MotoGP | Free Nature | car body design

No Comment


Cuma dua kata. Iya, cuma dua kata rek tapi kalau dibaca menyebalkan. Haha. Saya paling benci balasan sms hanya:
G
Y
g.
gak
ya
no comment

Wah, entah kenapa kalau dapat balasan sms seperti itu, jadi gregetan juga. Haha. Oke, saya ikut cara berasumsi Raditnya Dika deh. 

Mungkin si pengirim sms lagi sariawan, Bete, bad mood, males atau  apa ya? (mencoba berpikir keras)
haha ya sudahlah...
Tapi, ternyata saya juga ikut-ikutan bisa balas sms gitu. Kalau ngantuk, saya terbiasa seperti itu. Hehe

Labels : Free Wallpapers | Supercar wallpapers | Exotic Moge | MotoGP | Free Nature | car body design

Oh Dolly


Tiba-tiba saja ingin menuliskan percakapan saya ketika nyasar di suatu tempat saat akan mengajar adik-adik di taman baca Dolly.
Keterangan A=saya, B=bapak penjual es krim
A: "Assalammualaikum, permisi pak"
B: " Wa'alaikumsalam. iya mbak ada apa"
A:"Saya mau tanya pak, kalau mau ke Putat Jaya, lewat mana ya"
B: "...." speechless antara percaya dan tidak, sambil jalan mundur ke belakang. Saya kan jadi bingung.
A: "Pak?"
B:"itu daerah lokalisasi mbak" (sambil minum aqua)
A:" iya pak saya tahu, kami mau ke Dolly" (sepertinya saya salah ngomong)
B:(menyemburkan minumnya)" Hah? mbak mau ngapain?"
A: "Mau mengajar adik-adik disana pak"
B: "Ah bohong, disana lho tak ada sekolah mbak"
A:"Hah?"
B:"Tapi kalau mbak serius ingin kesana, sini saya gambarkan petanya"


Hahahahaha, saya dan Yeni langsung tertawa terbahak-bahak. Bapak ini ada-ada saja. Lucu. Okelah, jangan nyasar untuk kedua kalinya ya Eka!!!
Labels : Free Wallpapers | Supercar wallpapers | Exotic Moge | MotoGP | Free Nature | car body design

Dipingit!!!


Wah lama sekali saya tak bercerita di blog kesayangan. Maklum saja, saya baru dipingit ini. hehe. Eits, jangan salah. Jangan dikira saya lagi dipingit karena mau menikah ya (Itu masih lama lah hehe, saya kan masih kecil, polos lagi). Sayadipingit dengan alasan yang tak enak didengar sama sekali. SAKIT alias harus opname alias saya harus ngendon selama kurang lebih empat hari di rumah sakit Haji.

Rasanya aneh. Ini pengalaman pertama saya diopname. Jadi begini ceritanya, saya sedang sakit perut (yah, lagi-lagi sampai bosan saya) sejak hari Senin. Malamnya, saya asyik saja makan jagung yang dijual di depan Indomaret. Saya pikir, ini tak apa. Toh, sebelumnya dokter tak menyarankan apapun terkait jagung. Ya, saya fine-fine saja memakannya. Satu potong (potong?) jagung habis sudah. Ada yang aneh, perut saya tiba-tiba terasa sakit. Mungkin ini biasa saja dan pasti langsung sembuh setelah tidur, pikir saya.

Tapi ternyata tak begitu. jam menunjukkan pukul 23.00, mata saya belum juga mau terpejam. Ditambah sakit perut yang makin menjadi. Satu jam, dua jam, tiga jam, makin terasa saja. Alhasil, saya benar-benar terlelap hanya sekitar dua jam saja. 

Kesokan harinya, saya mengalami kejadian layaknya orang masuk angin, muntah-muntah. Rasanya badan sampai lemas. Akhirnya, saya putuskan bolos kuliah, istirahat. Nyatanya, sampe jam 9 pagi, nyeri di perut saya tak juga sembuh. Beberapa orang bertanya, ingin mengantar ke dokter. Tapi, sok tangguh saya bilang saya lho baik-baik saja. haha, dasar memang nakal saya...

Akhirnya datanglah ibu peri menolog saya (mb Tyas, suwun ya ^^). Saya diantar ke Rumah Sakit Haji. Elit banget dah, kita berangkat kesana naik taksi. Haha jadi teringat pengalaman saya saat ziarah ke makam sunan ampel. Saya dan Sustia kehabisan angkot, kita naik taksi deh buat pulang hoho.

Back to my story, pukul 11.00 kita sampai disana. Entah urutan keberapa, yang jelas disana banyak sekali pasien antri. Sementara perut saja seperti sedang konser heboh dan tak mau diredam. Setengah jam, belum juga dipanggil, satu jam belum juga. Akhirnya jam 13.00 saya dipanggil juga. Itu pun karena mb Tyas mendatangi perawat yang bertugas. Oh no, memangnya mereka tak melihat wajah ya yang lebih mirip orang hampir pingsan?

Saya diperiksa seperti biasanya. Diagnosa dokter, saya sedang maag akut, tipes, dan ada kemungkinan usus buntu (naudzubillah). So, saya harus opname minimal tiga hari. Okelah, kali ini saya turuti. Meski ada ketakutan sebenarnya. Saya benci rumah sakit , itu jelas. Mengingatkan saya pada hal yang telah lalu.

Opname tak semenakutkan yang saya bayangkan. Hari pertama diopname, saya jadi menyadari banyak yang sayang saya atau lebih tepatnya merindukan kehadiran saya (hehe narsis dulu). Sahabat dekat, teman seangkatan, teman himpunan, teman ITS Online, teman mengajar di taman baca Dolly, sampai beberapa senior saya turut berdatangan.

Jujur saja, kedatangan mereka benar-benar menghibur lho. Coba bayangkan ketika kamu berada sendirian ditempat seperti itu? oh no, saya tak mau!!! Tapi, saya sempat merasakan itu. Ketika semua tengah kuliah dan sibuk dengan urusan masing-maisng, saya sendirian. membosankan memang. Saat tak sendirian saja sudah membosankan. Yah, apa yang mau dilakukan di ruman sakit? selain makan, tidur, diinjeksi sembilan kali sehari?

Ada buku, hmm sekitar empat buku. Tapi, lagi-lagi kalau baca buku di siang hari, mata jadi gampang terlelap hehe. Alhamdulillah, ada mbah baik hati yang mau disita Hp-nya. (Aslinya maksa, salah sediri Hp-nya ada fasilitas TV hoho) Ini membuat saya tak bosan, meski ditinggal sendiri.

Yah, opname benar-benar layaknya dipingit, tak bisa kemana. Tak bisa main laptop, tak bisa jalan-jalan kecuali muter-muter rumah sakit (itu pun saya lakukan saat dua hari terakhir). 

Ah ya, saya tiba-tiba teringat dengan pengalaman diinfus disini. Sebenarnya, itu bukan pengalaman pertama. Sebelumnya saya pernah diinfus, tak sakit. Tapi kemarin, oh sakit betul. Kata mbah, mereka memasang infus layaknya menyembelih binatang saja. Yah, maklum saja, darah saya sampe berceceran di lantai dan tangan saya. Tak puas dengan tangan kanan, si perawat juga mengambil darah dari tangan kiri. Ya Allah...

Lalu bagaimana dengan keluarga saya? yah, saya tak memberitahu. Ibu pasti kepikiran. Sata pulang dari opname, saya baru bilang
"Bu, saya baru opname"
 ibu saya diam, lantas mewawancara saya layaknya wartawan hehe
"Innalillah, nduk ndak papa? sama siapa ke rumah sakitnya? siapa yang jaga disana?" dan masih banyak lagi pertanyaan yang mau tak mau harus bin wajib jujur saya jawab.

Semoga ini pertama dan terakhir kalinya. Saya tak ingin punya pengalaman ini untuk kedua kalinya. Sehat itu mahal. Dan saya pun tak ingin merepotkan lagi orang-orang di sekitar saya. :-)


Labels : Free Wallpapers | Supercar wallpapers | Exotic Moge | MotoGP | Free Nature | car body design