smile

share for smile

Rok=hujan? Oh no!!!

Pernahkah kamu dibilang sebagai pawang hujan paling ahli sepanjang zaman? Atau ada yang nyeletuk setiap kamu lewat, bahwa kamulah orang yang harus ada untuk mengusir kemarau panjang? Ya, saya pernah. Berkali-kali malah. Ups, lebih tepatnya hampir setiap hari. Jadi bingung, harus tersenyum senang atau tertawa  tragis hehe

Kalian tahu apa penyebab saya dijuluki seperti itu? hmm.coba tebak! Pasti kalian susah menjawabnya. Ini jawaban yang tak bisa diterima logika manusia. Aneh tapi fakta. Haha sedikit lebay saya. Okelah, karena saya tahu kalian tak bisa menjawab pertanyaan sulit ini, akan saya jawab. ROK!!! Anda bingung? coba berpegangan pada tiang hehe

Setiap kali saya memakai rok di kampus, pasti tak sedikit yang nyeletuk heboh. "Waduh, Eka pakai rok ini, gimana nasih cucian saya ya?" Namun, tak sedikit pula yang mengucap syukur berkali-kali. "Alhamdulillah, terima kasih Eka. Sekarang jadi adem. Sering-sering pakai rok ya" Lho, hubungannya rok dan hujan? saya sendiri tak mengerti hehe

Seperti pagi ini, saya berangkat ke kampus dengan sedkit riang ditemani rok hitam kesayangan saya. Baru 1 menit, saya menginjakkan kaki di kampus saya, hujan deras ditambah angin pula mennghantam wilayah kampus. Terang saja, anak-anak pada meledek saya. Haha lucu sih

Ayolah kawan, iam not a handler of rain!!! :-)


Labels : Free Wallpapers | Supercar wallpapers | Exotic Moge | MotoGP | Free Nature | car body design

Saya Tak Sendiri

Pagi ini, mestinya saya berangkat tulus ke kampus untuk kuliah. Lebih tepatnya, berangkat ke Surabaya untuk kuliah. Lagi-lagi, rencana tersebut harus dibatalkan. Bukan karena saya mau bolos atau bersantai-santai di rumah. Tapi, ada hal darurat yang harus saya lakukan. Ibu sakit. Saya harus mengantarnya ke rumah sakit.

Rsanya, rumah sakit seperti rumah kedua ya. Dalam seminggu, pasti tempat yang paling saya benci ini mau tak mau harus dikunjungi. Sekedar berobat atau mengantar seseorang. Sehat itu mahal. Berapa ratus ribu dalam seminggu bisa saya dan ibu habiskan untuk itu. Hehe, tak apa.  Saya bersyukur, setidaknya saya masih diberi kekuatan berjalan kesana-kemari mencari rezeki Allah.

Ibu, sosok yang luar biasa dalam hidup saya. Menjalani jutaan aktivitas sendiri hingga saya dewasa. Tak pernah mau dibantu, tak pernah mengeluh pula. Meski lelah, segurat senyum pasti diperlihatkan pada saya. Selalu bertanya keadaan saya tanpa pernah mengungkit bagaimana keadaan dirinya. Bertanya sudahkah saya makan padahal ia sendiri belum menyentuh secuil nasi pun. Bahkan, sebelum saya pulang ke rumah pasti beliau rajin telepon, sekedar bertanya makanan apa yang ingin saya makan ketika sampai di rumah.

Jujur, ibu benar-benar tak mau mengeluh lho. Saat sakit beliau diam saja. Betapa sedihnya saya ketika sampai di rumah mendapati beliau sakit. Ia hanya tersenyum sambil bergumam "Sampean lho sibuk disana. Ibu ndak mau menganggu," anak macam apa saya ini?

Pernah suatu kali, saya lupa tidak telepon beliau dalam seminggu. Akhir minggu pun beliau telepon, kembali menanyakan kabar saya dan bilang beliau rindu saya, tak bisakah saya menyempatkan pulang sehari saja. Ya Allah, maafkan saya.

Saya sayang ibu, teramat sayang malah. Beliau mengajarkan banyak hal sejak saya kecil, seorang diri. Mau mendengarkan ribuan corcol saya dari yang penting atau sekedar amsara hehe. Ibu oh ibu....Saya jadi berpikir ulang, niatan saya bersekolah di luar negeri. Beliau ingin punya banyak waktu dengan saya, haruskah saya tetap bersikukuh?

Kali ini, saya memang sedang diuji. Tanggung jawab saya sebagai seorang anak tunggal benar-benar diuji. Ibu, serahkan semua pada saya. Saya pasti kuat kok :-)









Labels : Free Wallpapers | Supercar wallpapers | Exotic Moge | MotoGP | Free Nature | car body design

My Supermom

Berbagi hal apapun mengenai setiap detail kehidupan yang saya alami sudah menjadi rutinitas tersendiri. Bukan pada sembarang orang. Tapi pada seorang ibu hebat. Ibu yang luar biasa. Ibu yang mampu berperan ganda, sebagai seorang ayah, kakak, juga sahabat. :)

She is my supermom yang selalu ada kapanpun untuk saya dengan segudang nasehatnya. Selalu mengingatkan hal-hal kecil ketika saya salah.
Siang itu, tiba-tiba ibu membahas rencana saya sekolah di luar negeri. Persetujuan yang sudah susah payah saya dapatkan, dibatalkan lagi sang ibu. Katanya, saya belum bisa jaga diri. Bagaimana pola makan saya disana, bagaimana ketika saya inginb berbagi cerita ke orang terdekta, bagiamana jika saya sakit? pikiran-pikiran semacam itu katanya menghantui.

You know that, saya diijinkan. Asal, ada yang menjaga saya disana. Hehe saya bingung harus berekspresi seperti apa..


Labels : Free Wallpapers | Supercar wallpapers | Exotic Moge | MotoGP | Free Nature | car body design

Banana oh Banana

Kamis lalu, saya mengalami kejadian yang unik. Mungkin unik bukan istilah yang pas ya. Sebab, malam itu saya benar-benar ketakutan. Sangat takut.

Perih itu terasa lagi. Bergejolak hebat hingga menusuk ulu hati. Sekali tak apa. Tapi dua kali hingga hampir tiap kali rasa itu menerjang. Sakit. Ah, buat apa mengeluh. Ini hal biasa kok. Ujian tanda Allah sayang hambaNya. Iya kan? Biar saya rasakan sendiri. Tak perlu orang lain tahu termasuk ibu. Begitu pikirku.

Akhirnya kuputuskan ke dokter. Just alone. Tapi, ada saja halangan untuk pergi sendiri. Berniat pinjam motor mbak Tyas, malah mbak Tyas mau mengantar. Sudah terlalu banyak saya merepotkan mbak, hehe... akhirnya aku pergi dengan Ima, seorang teman yang gaya bicaranya selalu saja membuat ingin tertawa. Mirip orang nagih hutang haha
Kami meluncur ke TKP, salah satu rumah sakit, selepas magrib. Speechless. Benar-benar ramai. Hingga mau lewat menuju tempat administrasi saja terasa susah. Puluhan orang yang selonjor di lantai harus rela memberi sedikit jalan buat kami yang ingin lewat. Tempat administrasi pun sama, ramai. KTP saya diminta. Salah seorang pun menyuruh kami masuk ke ruang tunggu. 

Hmm...ruang tunggu? Inikah yang disebut ruang tunggu? Sebuah bangku kecil dengan dua tempat tidur untuk pemeriksaan. Bangku ini hanya muat untuk lima orang saja. Sedang pasien yang datang sudah puluhan. Mereka harus rela mengantri tanpa duduk. Saya jadi bingung, kenapa rumah sakit yang notabene milik daerah seperti ini adanya? Kontras sekali dibanding rumah sakit daerah saya. Ruang tunggu puluhan, nyaman, semua bisa terwadahi dengan baik.

Ah tak perlu lah lama-lama membahas soal runag tunggu. Karena ada hal lain yang membuat saya makin tak habis pikir dengan pelayanan yang diberikan sang rumah sakit. Dalam ruang terbuka itu, trlihat dua orang dokter muda. Seorang terlihat sedikit lebih ramah. Sedang yang lain benar-benar horor. Why? Tidak, dia tak terlihat seperti hantu yang berkeliaran di malam hari. Hanya saja auranya gelap hehe...

Sebut saja dia A, dia membolak-balik satu kertas pasien, menaruh dengan sedikit melempar, lalu beralih ke kertas lainnya. Apa yang dia lakukan? Ternyata oh ternyata..dia mendahulukan yang lebih parah. Padahal, semua yang diruangan hampir serupa keadaannya bila dilihat dari luar. Akhirnya nama saya dipanggil. Apes, si A yang memanggil. Padahal, sedari tadi mulut saya sudah komat-kamit, berharap dokter B lah yang mmanggil.

A bertanya apa keluhan saya. Saya pun memaparkan detail dengan aneka rumus segala keluhan yang saya alami. Oh, hebatnya. Hanya dengan menyuruh saya bernafas selama semenit, dia berkata "Kamu tak apa-apa. Sudah batalkan saja pemeriksaannya,". Jujur, saya dan Ima melongo. Saat saya tanya apa yang menyebabkana keluhan itu terjadi. Simpel, dia jawab tak tahu. Saya jadi berpikir ulang, apakah saya salah masuk? ini rumah sakit atau rumah orang horor?

Sudahlah, saya pun ogah berdiam diri dalam waktu yang cukup lama di tempat yang 'aneh' itu. Kali ini, saya tancap gas ke rumah sakit lain bersama seorang teman yang bernama Ima pula (tapi dua orang ini berbeda kawan). Disini, pelayanan bisa dibilang sangat lebih baik. Saya diperiksa dengan detail. Mulai dari tekanan darah yang lagi-lagi hasilnya menunjukkan tekanan darah saya turun 90/60.

Seorang dokter kembali menemui saya, menanyakan kembali detail keluhan saya. Akhirnya memutuskan menngunakan alat itu. Sayak takut. Beraneka pikiran meloncat-loncat dalam benak saya. Kalau benar, bagaimana ya? Itu yang mengganggu benak saya akhir-akhir ini. Setengah 10 malam pun masih harus saya lalui dengan seorang spesialis. Takut lagi.

Ternyata hasilnya sudah keluar. Saya memang harus periksa lebih lanjut. Hmm, nantilah. yang jelas sekarang saya harus menjaga pola makan, istirahat (saya benar-benar tak boleh tidur diatas jam 10 cuy), manajemen pikiran pula. Tak boleh stress, banyak-banyak menghirup udara segar dan refreshing.

"Jangan makan kentang, ketela, es, pedas dan merica, bayam, kangkung, dll"
Lalu apa yang bisa ane makan dok? Tahukah anda apa itu? Ya, BANANA...hehe










Labels : Free Wallpapers | Supercar wallpapers | Exotic Moge | MotoGP | Free Nature | car body design

Motivasi :)

"Sabar dalam kesendirian adalah tanda kekuatan akal. Barang siapa yang merenungkan tentang Allah, ia akan menjauhi orang-orang yang mencintai dunia dan menginginkan apa yang ada di sisi Tuhannya, Allah adalah penenangnya dalam ketakutan, temannya dalam kesendirian, kekayaannya dalam kefakiran dan kemuliaannya di hadapan selain kerabatnya"

"Dia Yang menciptakan segala sesuatu, lalu Dia menetapkan atasnya takdir (ketetapan) yang sesempurna-sempurnanya”(qs 25 :2)"

Ya Allah, jadikan aku termasuk orang-orang yang bersabar :-)

Labels : Free Wallpapers | Supercar wallpapers | Exotic Moge | MotoGP | Free Nature | car body design

MAAF

Maaf, saya tak bisa sempurna di banyak hal.
Maaf, saya tak bisa membagi hati dengan adil
Maaf, Maaf, Maaf

Maaf atas banyaknya kesalahan ini
 


Labels : Free Wallpapers | Supercar wallpapers | Exotic Moge | MotoGP | Free Nature | car body design

Kembar? Mayag!!!

Setelah pusing mencari data untuk tugas polimer, lebih baik saya sharing-sharing kisah lucu yang saya alami hari Sabtu (19/11) lalu. Hehe...(maaf ya polimer, kali aja setelah saya sharing di blog, dapat wangsit buat jawaban tugasnnya, ngarep mode on haha)

***
Sabtu lalu, saya bersama beberapa teman ITS Online mendatangi rumah mbak Indah yang (alhamdulillah) lagi menikah. Diawali dengan keberangkatan yang molor sekitar dua jam, kami sholat dhuhur terlebih dahulu di Masjid Manarul Ilmi. Usai sholat, langsung tancap gas ke tempat tujuan. Tapi, satu hal yang tidak boleh kami lupakan adalah beli kertas kado untuk hadiah super gedhe. Yeah, BED COVER!!! 

Ide pak korlip cukup bijak juga. Tak perlu dibungkus dengan kertas kado, begitu katanya. Ini bijak atau ... (saya bingung mencari istilah yang tepat  tapi yang terpikir dalam benak saya adalah tertawa hahahahahaha). Bagaimana mungkin mau memberikan kado ke orang dengan ukuran super jumbo tanpa dibungkus? bisa-bisa, waktu kami datang ke tempat resepsi bukan dikira tamu agung (istilahnya sedikit keren), malah dikira sales bed cover. hehe...

Ternyata sekedar membungkus bed cover dalam mobil tidaklah mudah. Perlu kerja extra saya, mbak Tyzha, dan Rani. Seorang pegang ujung bawah sembari menyelotip, seorang lagi denganb khidmat memegang ujung lainnya. Nah, yang lain beralih profesi jadi juragan selotip hehe...

TARA...akhirnya kelar juga tugas berat itu (lebay). Hasil bungkusan kami cukup bagus, meski bagian atas tetap terbuka. Maklum, kertas kadonya kurang (melas banget sih haha). Dan lagi-lagi, mas Bah dan mas Huda menertawakan bungkusan itu. Biar, toh belum tentu mereka bisa membungkus sebagus itu kan? haha

Sesampai disana, alhamdulillah beberapa hidangan masih bisa dinikmati (hehe).  Bisa foto-foto dengan mbak Indah dan suaminya. Eitz, warna dekorasinya serba hijau lho, baju pengantin juga hijau. Benar-benar terlihat apik. Nah, kebetulan sekali, kado kami juga berwarna hijau dengan kertas kado bernuansa hijau pula. Sehati sekali. (hmm..kalau saya nikah nanti (amin), mau dekorasinya ada nuansa merah ah. hehe)

 Nyanyi berdua, co cuitttt :-)
 Segera menunggu undangan mbak Tyz nih hehe
Jauh-jauh ke nikahan orang, tetep aja kucing nomor satu haha

***
Setelah datang kondangan (kayak istilah bapak-bapak aje), kita meluncur ke TKP lain, PTC. Melihat kreasi siswa-siswa SMA dengan aneka mading-mading masing-masing. Salut!!! bener-bener keren. Unik, kreatif, bisa menarik pengunjung. 
 wah, menyala merah!

 kupu-kupu unyu :-)

 kantong ajaib si dora
 lucuna....
Wowwowowowo!!!!

Ada hal yang menyebalkan disini. Saya dua kali dikerjain. Sepertinya, di dahi saya tertulis "aniaya aku ya", dimana-mana selalu dianiaya. hiks....


Saat itu, saya dipanggil. Disuruh menyentuh benda di foto diatas. Oke, dengan tampang polos, saya ikuti. Gilak...ternyata itu kuburan. Baru tahu kalau tema yang diangkat si empunya itu horor wew....
Beralih ke sisi yang lain, saya dikerjain untuk kedua kalinya. "Ka, noleh ke belakang". Sempat bingung, kenapa saya disuruh noleh yak. Daan tau makhluk apa yang lagi nongkrong sambil melotot di belakang saya? Mbak kunti ala anak SMA. Alamak!!!

nih mbak kunti satu bener-bener mayag!!!

Spontan saya lari setelah menoleh. Bukannya takut, orang saya terbiasa nonton film horor. Haanya saja, kaget rek!!! dia datang tanpa diundang ditambah wajah melotot tanpa ekspresi (iya ya tak mungkin mbak kunti ketawa. Ndak horor entar). Saya pikir dia tak sehoror itu, eh nyatanya dia mayag akut. Gantungan kunci kupu-kupu yang terjatuh dipegangnya kuat-kuat. Eh, masak aya harus tarik-menarik sama mbak kunti? haha capek deh!!!

pose dulu sebelum pulang, hehe

cukup disini ceritanya, :-)

Labels : Free Wallpapers | Supercar wallpapers | Exotic Moge | MotoGP | Free Nature | car body design